Halo sobat Publikasi, Bagi Kamu yang sedang mencari gaya penulisan internasional, maka kamu bisa simak artikel dibawah ini.
Publikasi jurnal internasional diterbitkan oleh institusi di tingkat global. Beberapa jurnal memiliki reputasi unggul, sementara yang lain kualitasnya kurang menonjol. Jurnal bereputasi baik biasanya tercantum dalam database ternama seperti Scopus.
Selain itu, penelitian internasional juga tersedia dalam berbagai bahasa, seperti Arab, Rusia, dan lainnya. Namun, sebagian besar dosen cenderung memilih bahasa Inggris saat menerbitkan jurnal mereka.
Dalam dunia akademik, publikasi jurnal sering dijadikan salah satu syarat penting untuk menyelesaikan studi pascasarjana.
Proses penerimaan jurnal internasional kerap kali menantang karena beberapa faktor, seperti gaya penulisan yang kompleks, proses review yang sangat ketat, serta tingginya persaingan dari penulis di berbagai negara.
Cara Penulisan Jurnal Internasional

Agar lebih mudah dalam menulis jurnal internasional, berikut beberapa langkah yang dapat diikuti:
1. Menentukan Topik Penelitian
Langkah awal menulis jurnal internasional adalah menentukan topik penelitian yang menarik. Pastikan topik tersebut relevan, memiliki daya tarik, dan mengandung unsur kebaruan.
2. Sesuai dengan Bidang Keilmuan
Cari referensi jurnal yang sesuai dengan bidang ilmu Anda. Hal ini akan membantu memastikan bahwa penelitian Anda dianggap relevan dan kompeten dalam disiplin ilmu yang digeluti.
3. Menarik Perhatian Reviewer
Tuliskan jurnal dengan mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi reviewer. Gunakan referensi yang sering dijadikan acuan oleh reviewer, tetapi tetap pastikan relevansinya dengan bidang penelitian Anda.
4. Mengurangi Kesalahan Penulisan
Pastikan penulisan jurnal mematuhi pedoman yang berlaku. Hindari kesalahan seperti typo, tata bahasa yang salah, atau ketidaksesuaian format, karena kesalahan kecil ini dapat memengaruhi penilaian jurnal Anda.
5. Menghindari Plagiarisme
Plagiarisme adalah pelanggaran serius dalam dunia akademik. Oleh karena itu, pastikan seluruh konten jurnal Anda adalah hasil orisinal dan bebas dari tindakan plagiarisme.
6. Menyusun Daftar Pustaka dengan Teliti
Penyusunan referensi atau daftar pustaka harus dilakukan dengan cermat mengikuti format yang ditentukan. Anda dapat memanfaatkan aplikasi khusus untuk membantu mengelola daftar pustaka dan menghindari kesalahan teknis.
7. Menulis Persembahan
Di bagian akhir jurnal, tambahkan ucapan terima kasih untuk pihak-pihak yang telah membantu proses penelitian dan penulisan jurnal.
8. Melakukan Pembayaran
Jika jurnal Anda berhasil diterima, tahap terakhir adalah membayar biaya publikasi. Biasanya, Anda akan menerima Letter of Acceptance (LoA) beserta faktur pembayaran, yang biasanya menggunakan mata uang asal jurnal atau dolar Amerika.
Konsultasikan Segera Kebutuhan Publikasi Jurnal Scopusmu Langsung Dengan Tim Jurnal Kami Sekarang Juga! Silahkan Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Baca Juga : Biaya Publikasi Jurnal Scopus
10 Susunan Manuskrip Jurnal

Menurut Prof. Arif, sebuah jurnal ilmiah memiliki beberapa bagian penting, yaitu:
1. Judul Artikel: Judul harus menarik perhatian pembaca dan mencerminkan isi penelitian secara jelas. Hindari penggunaan singkatan atau istilah yang sulit dipahami.
2. Abstrak: Bagian ini merangkum inti penelitian dan biasanya menjadi hal pertama yang dilihat oleh reviewer.
3. Kata Kunci: Kata kunci membantu mengarahkan fokus pembahasan jurnal dan memudahkan pembaca menemukan topik yang relevan.
4. Pendahuluan: Sebagai bagian awal dari jurnal, pendahuluan memberikan gambaran umum tentang topik yang akan dibahas.
5. Metode Penelitian: Bagian ini menjelaskan secara detail metode yang digunakan dalam penelitian, sehingga harus ditulis dengan akurat dan jelas.
6. Pembahasan dan Hasil: Bagian ini mendeskripsikan proses penelitian yang dilakukan serta hasil yang diperoleh.
7. Diskusi: Diskusi memberikan penjelasan mendalam dan membantu pembaca memahami penelitian lebih jelas.
8. Kesimpulan: Kesimpulan merangkum temuan utama dari penelitian secara ringkas dan mudah dipahami.
9. Ucapan Terima Kasih: Bagian ini mencantumkan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu proses penulisan jurnal.
10. Referensi: Referensi berisi daftar sumber yang digunakan dalam penelitian untuk meningkatkan kredibilitas jurnal tersebut.
Ciri-ciri Jurnal Bereputasi

Ciri utama dari jurnal bereputasi adalah terindeks dalam database terkenal seperti Scopus, Web of Science, dan Microsoft Academic Search.
1. Bahasa yang Digunakan
Meskipun mayoritas jurnal internasional diterbitkan dalam bahasa Inggris, ada juga yang tersedia dalam bahasa lain, seperti Mandarin, Rusia, dan sebagainya, di situs-situs global. Namun, sebagian besar dosen memilih menggunakan bahasa Inggris agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
2. Syarat Kelulusan
Publikasi jurnal internasional sering dijadikan syarat wajib untuk menyelesaikan program pascasarjana.
3. Tantangan dalam Publikasi
Menerbitkan jurnal internasional sering kali lebih sulit dibandingkan jurnal nasional. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gaya penulisan yang rumit, standar tinggi dari para reviewer, serta persaingan ketat dengan banyaknya penulis dari berbagai negara. Oleh karena itu, proses publikasi membutuhkan dedikasi, kesabaran, dan kerja keras yang tinggi untuk berhasil.
Konsultasikan Segera Kebutuhan Publikasi Jurnal Scopusmu Langsung Dengan Tim Jurnal Kami Sekarang Juga! Silahkan Klik Whatsapp Di Bawah Ini!
Akhir Kata
Mungkin cukup sampai sini saja pembahasan kami mengenai Gaya Penulisan Internasional, semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk anda, Terima kasih